Welcome!

Aku Sovira, satu dari jutaan anak yang tersebar di dunia yang membuat blog ini karna ingin mengekspresikan hari-harinya di dunia maya.
Jadi, selamat datang disini! Silahkan liat-liat & jangan lupa kasih comment!!

Kepedihan yang Mendalam

Sungguh aku lelah menghadapi semua ini. Aku tak tahu harus kemana untuk melampiaskan emosi. Aku ingin keluar dari masalah ini. Aku tak tahan dengan semua tekanan ini. Mengapa tak ada yang peduli terhadapku???

Sebelumnya.. Warning!!! Curhatan panjang nan membosankan tanpa gambar!!

Huhuhu… :cry: Maaf untuk intro yang dramatis, tragis dan sok puitis yah.. Sebenernya keadaan nggak seperti yang anda baca di atas kok. Maaf untuk yang sudah tertipu oleh monolog saya. Hehehe..

Memang aku lagi merasakan kepedihan yang mendalam dan tekanan-tekanan dunia luar yang membuatku jadi jarang nge-post postingan baru untuk blogku tercinta ini. Tapi kali ini aku sempetin aja biar blog ini nggak basi, busuk, mambu, dan istilah lainnya. Paling nggak aku pengen blogku ini menjamur, bukannya berjamur seperti kaki yang kudisan dan kena panu akut.

Begini para pembaca setia, aku lagi kena down syndrome yang lumayan parah. Bahkan aku sendiri gak ngerti apa arti istilah down syndrome tersebut. :(

Mengapa parah? Seberapa parahkah?

Biarlah aku mencurahkan semua yang membebaniku. Di liburan akhir semester ini, aku tidak bisa merasakan liburan yang sebenarnya. Liburan yang kudapatkan tidak dapat kuisi dengan kegiatan refreshing yang menyegarkan otak dan pikiran, melainkan penuh dengan problema hidup pelajar. Apa lagi kalo bukan tugas yang menumpuk dan memaksa pelajar untuk menghabiskannya dalam masa-masa liburan ini.

Aku ngerti kalo memang pelajar wajib mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru sekolah yang konon killer-nya gak bisa ditoleransi. Kalo bisa dikatakan, semua pelajar ngerti itu. Tapi apakah pengajar tersebut tak mengerti kami?? Pelajar juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati… (Seurius Band mode: ON) Pelajar itu manusia, perlu istirahat dan refreshing dari sekolah yang menjemukan.

Lagipula waktuku juga habis-bis-bis buat ngerjain tugas-tugas menggunung itu. Padahal sebenernya untuk pelajar kelas 3 SMP sepertiku perlu waktu lebih banyak untuk belajar, mempersiapkan UNAS yang semakin hari semakin dekat. (Katanya UNAS akhir bulan Maret lhoh) Apalagi waktuku menempuh masa-masa SMP ini bukan 3 tahun seperti kebanyakan pelajar lainnya, melainkan hanya 2 tahun! Cukupkah? Mampukah aku? Semoga mampu. Amiin…

Sesungguhnya aku gak kuat menerima beban mental dan fisik yang ditorehkan guru fisikaku ini. Mengapa beliau tega terhadapku?? Tak tahukah beliau atas kepedihan yang mendalam di dasar hatiku yang terdalam??

Aku memohon pada anda, Pak yang merasa saya maksud di postingan ini, – meski aku sadar, nggak mungkin beliau membaca postingan ini, – tugas yang anda berikan sungguh tak memberikan manfaat kepadaku, hanya menghabiskan waktu, tenaga dan uang. Berikan aku uang, paaak~~ (walah :oops: )

Beneran deh, aku nggak sanggup menyelesaikan tugas tersebut tepat pada waktunya. Bayangin aja, aku dititahkan untuk membuat ppt alias PowerPoint Presentation dengan materi bahan ajar fisika mulai kelas 7 SMP sampai kelas 9 SMP dalam Bahasa Inggris pula! (Kalo soal bahasa sih nggak seberapa masalah) Apalagi deadline cuma sampe akhir Januari ini.. :cry: Ngeliat kalender aja miris hatiku… (hanya beberapa jam lagi sampai deadline habis)

Namun apakah anda pembaca setia blogku menyadari, dalam kondisi kritis seperti ini sempet-sempetnya aku nge-post postingan ini? Yah alesannya karena aku nggak betah 4 hari 3 malam terus-terusan ngerjain tugas ppt fisika terkutuk itu, jadi aku kabur sebentar kesini untuk melampiaskan emosi jiwa yang terpendam ini.

Memang aku pengen banget nyelesain tugas itu, tapi apa daya tangan tak sampai.. :cry: Jadi aku hanya bisa terdiam, terduduk, merenung disini sambil berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Kalo mau bocoran isi doaku kira-kira seperti ini lah:

Ya Allah, berikan petunjuk-Mu padaku.. Kuatkan aku dalam menghadapi cobaan ini.. Dan berikanlah balasan yang setimpal pada semua yang telah dia lakukan terhadapku, Ya Allah.. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.. Kabulkanlah doaku Ya Allah.. Amiin ya Rabbal Al Amiin…

Sudah lah.. semuanya kuserahkan pada Yang Di Atas.. Semoga kepedihan yang mendalam ini cepat sirna. Amiin…

Minggu, 27 September 2009

Hai semuanya.. Aku mau cerita tentang kegiatanku hari Minggu kemarin…

Kemarin, aku di rumah terus seharian. Ortu ada acara di luar, jadi aku, kakak & adekku di rumah. Ceritanya lagi nyantai nih, nggak ada kerjaan. Meski tugas & PR masih ada yang belum dikerjain, berhubung hari Minggu, jadi agak males gitu deh. Trus aku ngapain dong? Ngapain lagi kalo bukan main.. Main internet maksudnya.. :P ya facebook-an, browsing gak jelas, mxit-an (aku mxit-an pake PC loh..), dll.

Setelah beberapa jam (baca:berjam-jam), sekitar jam 15.00 Ortuku pulang. Aku masih sibuk main. Ga tau apa yang sedang dilakukan orang rumah, soalnya aku kan internet-an di kamar.

Tiba-tiba, aku, kakak & adekku disuruh langsung mandi. Aku tanya, “Mau kemana?”. Ayah jawab, “Katanya mau nonton di cito?”. Aku tanya lagi,”Oh, ya wes lah.” Aku mandi deh. Habis mandi, langsung berangkat. “Ntar sholat maghrib dulu di Masjid Al-Akbar“. Lhoh, kenapa sekarang sih?? Dari dulu aku kan pengen sholat disana, tapi kenapa baru kesana pas aku lagi nggak sholat????

Aku langsung protes, “Kok baru sekarang??? Aku kan gak sholat????”. Ibuku jawab, “Iya, lain kali kesana lagi…”. Aku, “Huuuu…..”

Hahahahaha… Manja banget yah? :mrgreen:

Akhirnya nyampe juga di Masjid Al-Akbar. Woow.. turun dari mobil, liat gedungnya kakiku sampe gemeteran! Gimana enggak, Masjidnya besar banget, mewah lagi. Arsitekturnya juga hampir kaya masjid-masjid di Saudi. (Emang pernah ke Arab??) Sementara nungguin ortu & kakakku sholat, (adekku juga nggak sholat) aku ambil gambar-gambar masjid. Ini fotonya…

Masjid Al-Akbar (1)

Masjid Al-Akbar (1)

Masjid Al-Akbar (2)

Masjid Al-Akbar (2)

Masjid Al-Akbar (3)

Masjid Al-Akbar (3)

Maaf yah, agak jelek gitu, soalnya fotonya cuman pake HP SE K550i. (Hape kesayanganku tuh, sudah bertahan sampe 2 tahun. :) ) Apalagi pas Maghrib disana itu sudah gelap, jadi agak burem. :sad:

Abis dari masjid, aku & keluarga langsung menuju Cito. Trus berunding mau nonton apa. Karena pada nggak tau mau nonton apa, aku minta nonton Star Trek. Sebenernya, aku nggak ada niat nonton itu, cuman gara-gara kemarin seorang temenku yang habis nonton bilang bagus, & merekomendasikan aku untuk nonton itu, akhirnya aku penasaran & pengen liat.

Startrekposter

Dan akhirnya gimana keputusannya? Ibuku & Adekku nggak ikut nonton. Loh, kenapa?? Katanya nggak tertarik. Yah, berarti nonton cuma bertiga doang. Aku, kakakku & ayahku. Ya udah lah, gapapa. Yang penting nonton. :mrgreen:

Gimana filmnya? Keren banget!! Aku kasih rating bintang 4 deh. Pokoknya seru abis! Buat yang belum nonton aku saranin buat nonton film ini, gak bakalan nyesel lah. Hoho, aslinya aku pengen nonton lagi sih. :mrgreen:

Selesai nonton, aku langsung pulang. Capek.. Pas di perjalanan pulang itu, aku ngabarin temenku yang tadi itu. Dia sampe over alias lebay gitu saking semangatnya. Hahahahaha…. :lol:

Dan begitulah kegiatanku di minggu ini. Maaf untuk pihak yang bersangkutan yah, memang aku ini sukanya mengekspos hal-hal yang aneh bin ajaib yang terjadi di sekitarku. :mrgreen: peace always!

Egois

Kesedihan, kesenangan, rasa sedih, senang, bahagia dan semacamnya itu memang egois. Di saat orang lain senang, belum tentu kita bisa merasakan kesenangan bersama atau untuk orang itu. Apalagi jika kita sebenarnya sedang bersedih. Di saat orang lain sedih, belum tentu kita juga benar-benar bersedih bersama dan untuk orang itu. Apalagi jika sebenarnya kita sedang bahagia. Begitu sebaliknya jika itu terjadi pada kita. Paling hanya sekedar ucapan bernada simpati: saya ikut sedih atau saya ikut senang. Tapi toh rasanya tidak akan pernah bisa sama dengan rasa yang sedang dialami orang yang bersangkutan.

PeopleWalking

Jangan-jangan ungkapan semacam itu pun nantinya hanya akan jadi sekedar basa-basi tak bermakna, setelah itu menghilang. Menguap hanya jadi sekedar kata.

Tapi mengapa, jika hanya sekedar kata, saat kita merasa senang, kita tetap saja tidak bisa mengungkapkannya hanya karena melihat orang lain sedang bersedih? “Tidak enak, tidak etis, orang lain bersedih, kita gembira. Bagaimana jika kita yang mengalaminya?” Begitu selalu –katanya- Jika hanya sekedar kata, mengapa pula saat kita sedih, kita pun tak bisa mengungkapkannya, hanya karena orang-orang di sekitar kita sedang gembira? “Jangan dikatakan, tidak enak, nanti bisa merusak suasana.” Juga selalu begitu –katanya-.

Ternyata benar bukan, rasa senang dan sedih itu memang egois. Hanya bisa dinikmati sendiri. Karena kalau terjadi di saat dan tempat yang –egoisnya- tidak tepat, salah-salah bisa membuat tidak enak. Apa harus peduli? Bahkan rasa peduli pun ternyata egois. Semuanya jadi bergantung pada kepentingan diri sendiri. Egois kan?

sitting-alone

Apakah bukan egois juga namanya, jika kita merasa senang karena sahabat kita “tersandung” sesuatu yang justru akan membuatnya semakin kuat dan sabar? Merasa senang karena kita tahu bahwa di depan kesulitan itu akan ada kebahagiaan yang sudah menantinya, karena dia menjalani kesulitannya dengan sabar? Apakah bukan egois juga, jika kita justru merasa sedih melihat sahabat kita senang karena sesuatu yang akan membuatnya terlena dan terpuruk? Karena kesenangan yang berlebihan itu ternyata membuatnya lupa pada kesulitan yang siap menghadangnya?

Sekali lagi, ternyata kesenangan dan kesedihan itu memang egois. Dan sepertinya saya adalah seorang yang egois, karena saya senang melihat sahabat saya tersandung dan dia bersabar bangkit untuk kemudian berjalan lagi. Betapa saya senang sekali diijinkan mendukung dan membantunya bangkit. Saya sedih melihat sahabat saya senang karena dengan “senang”nya dia melupakan banyak hal. Termasuk: hidup masih harus terus dijalani, sementara waktu tidak menunggu. Betapa saya sedih sekali, ketika dia tidak mengijinkan saya memutus “kesenangan”nya itu, lalu melihat kenyataan bahwa dia memilih dengan “senang”nya berjalan dalam “kesenangan” semunya.

Ya, saya akui, saya memang orang yang egois.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Halo semua! Setelah lama aku vakum dari dunia blogging ini, [hiks! udah berapa lama yah?] dan selama ini anda-anda yang telah menanti kehadiranku kembali dengan setia, akhirnya, Sovira Maris Sabrina telah
K E M B A L I ! ! !

Hehehe.. maaf agak ngaco yah..

Jadi, aku kembali ini cuma ingin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1430 Hijriyah. Aku pribadi juga mau minta maaf atas segala kesalahan yang pernah kubuat, baik itu disengaja maupun tak disengaja. Namanya aja manusia, pasti punya kesalahan dong. :D Iya kan? hehehe..

Selamat Idul Fitri

Oh, iya, jangan lupa jaga keselamatan saat mudik ya! :D Ciao!

Tragedi UAS

Sebenernya pengalaman ini sudah beberapa hari yang lalu, tapi setelah aku pikir-pikir, kayaknya lumayan seru juga untuk di ekspos. Hehehe…

Senin, 15 Juni 2009, UAS hari pertama untuk SMPN 1 Sidoarjo bagi kelas 7-8

jam 7.30
aku bangun.
“huaaah!(nguap gak jelas) jam brapa ini?” aku menoleh ke jam dinding. refleks kakiku loncat dari tempat tidur, langsung mandi & siap2 ke sekolah.

jam 7.50
“hari ini masuk jm 8 kan?” pikirku. “berarti bisa nyantai…”
aku ambil hape di kamar. Ada 4 sms masuk.

dari rizka, sohibku di skul:
Te sekarang dah masuk!

hah???

dari bundho, sohibku juga:
sov , km gg skula tah?
skg uda msug lhu !
bgpl !

emang masuk jam brapa???

dari rizka lagi:
Te dah masuk loh dari tadi jam 7, cepet datengo!

omg!! serius nih???!!!

dari ochy, sohibku juga:
Sov, brangkat skrng!
Ujian udah d mlai jm 7 td.

waaaah…. gimana nih????
berarti aku telat 1 jam???!!!!
haduh!! pokoknya tetep brangkat, smoga msih sempet ikut!! [daripapa ikut susulan..]

jam 8.00
sampe di sekolah, ketemu Bu Murni, salah satu guru bahasa inggris di sekolahku.
“lhoh?? kok baru dateng??!! padahal waktunya kurang 30 menit lho!! cepet sana ke ruang panitia, masih boleh ikut apa nggak!”
[ gila.. 30 menit 40 soal. langsung stress aku..]

aku buru-buru ke ruang panitia.
“permissiii!! gini, saya tadi..bla bla bla… gitu.. masih boleh ikut ujian gak pak, bu??”
pak2 dan ibu2 disana menjawab, “iya, cepetan, ga ada perpanjangan waktu lho!”
“iya bu, pak!”

lari ke kelas, sampe di kelas, diomel2in ama bu yg jaga. [ga tau sapa, ga sempet liat mukanya orangnya]
akhirnya, ngerjain juga sambil buru2. huff…

tiba-tiba.. TENGG!!
*jduarr!!* gila, udah bel!! padahal kurang 2 nomor!! essay lagi!! waduh, gimana nih??!! gak mungkin sempet ngerjain!! aduh, ntar nilaiku jelek gimana?? ntar pasti malu2in!!
dalam suasana kalang kabut kayak gitu, akhirnya kukumpulin juga tuh lembar jawaban.
dalam hati, “udah, lah, pasrah aja.. salah sndiri kmaren bilang kalo masuk jm 8… aku yg rugi deh.. sebbel!”

dan ujian selanjutnya berlangsung normal.

jam 11.00
sudah nyampe di rumah. kok rasanya 5 menit yg lalu aku di rumah ya? apa karena aku berangkat tadi terlalu siang? Hahaha… :D ga tau lagi deh..

Jingle SBY = Jingle Indomie

Tadi sore, pulang sekolah, aku nyalain TV, mau nonton OB Shift 2. Sembari menunggu acaranya mulai, aku ngliatin iklan-iklan yang diputar di stasiun RCTI tersebut. Eh, tiba-tiba ada satu iklan yang rupanya aku salah sangka mentafsirkannya. Iklan itu adalah iklan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang awalnya aku pikir adalah iklan makanan instant yang sudah familiar di mata masyarakat Indonesia, Indomie. Bagaimana aku bisa berpikir begitu?? sby-retouch-besar

Rupanya, jingle/lagu yang dipakai dalam iklan tersebut sangat mirip, bahkan persis dengan jingle yang dipakai Indomie. Musik, skema, semuanya hampir tak dibedakan. Memang syair lagu yang dipakai SBY berbeda dengan syair lagu Indomie. Namun, kemiripannya lebih banyak. Bahkan penyanyi yang dipakai sama-sama berasal dari finalis Indonesian Idol. Indomie dinyanyikan oleh Judika, sedangkan SBY dinyanyikan Mike Idol.

Yah, hal ini membuat aku teringat akan band Indonesia yang di-cap plagiat oleh masyarakat, d’masiv, yang dituduh meng-copas lagu-lagu luar negeri. Namun, sepertinya jingle SBY yang dinyanyikan Mike Idol tidak membawa masalah, sebab, kabarnya SBY sudah meminta izin pada pihak yang bersangkutan untuk mengubah dan meng-aransemen jingle tersebut untuk keperluan iklan politiknya.

Untuk keperluan tersebut, memang masyarakat Indonesia akan lebih mudah mengingat dan menangkap sesuatu yang baru dengan hal yang sudah familiar di telinga mereka. Namun, jika hal tersebut terlalu familiar, maka si pembuat iklan pun mendapat predikat ‘tidak kreatif’. Tuh kan, jadi serba salah semuanya…

Menjebol PUK IM3

Beberapa menit yg lalu, aku baru saja browsing di google tentang hal yg nggak penting. Ternyata aku nyasar ke satu blog yang isinya lumayan, tentang tips-tips untuk komputer & handphone.

Disana, aku membuka postingan tentang kode rahasia untuk berbagai tipe hape. aku pun dengan isengnya mencoba kode-kode tersebut satu persatu. Sampai akhirnya, aku mencoba kode yang terakhir, dan apa yang terjadi???
Logo_indosat-m3_2
Bruak!! Hapeku malah hang!! Tiba-tiba sim card yang aku pakai nggak bisa digunakan! Yah, diblokir gitu lah. Dan satu-satunya cara untuk membuka sim card tersebut adalah memasukkan kode PUK.

Sementara itu, aku yang sangat ndeso bin katrok ini kebingungan setengah mati. Gimana nih?? Aku kan nggak tahu apa kode PUK-nya?? Dulu pernah dikasih tahu sih, di belakang kartu ada kodenya. Tapi berhubung aku lupa dimana naruh kartunya, jadilah, hanya pasrah tanpa harapan.

Namun, beberapa detik kemudian, otakku menemukan ide cemerlang! Gimana kalau aku cari cara buat jebol kode PUK di internet? Dan, setelah meyakinkan diri, aku pun membuka google lagi dan mengetikkan keyword “kode puk im3″ dan Enter! Dan, aku menemukan cara menjebol kode PUK IM3 yang sangat-sangat sederhana sekali! Awalnya aku ragu, tapi kucoba saja. Begini caranya:

  1. Masukkan kode PUK dengan angka 1-8 berurutan
  2. Masukkan kode PIN baru
  3. Ulangi kode PIN baru tadi
  4. Selesai!

Dan, bagaimana akhirnya?? Berhasil!! Aku bisa mengakses hapeku dengan normal seperti sedia kala. Tak dapat dipercaya, IM3, provider besar di Indonesia dapat terjebol dengan kode PUK palsu yang sangat sederhana! Tapi tidak apa-apa, yang penting hape dan sim cardku terselamatkan. Huff….

Terima kasih untuk yang sudah baca curhatku ya, memang jarang-jarang aku bisa sharing kejadian-kejadian aneh yang menimpaku. Hahaha… Sampai jumpa!

Happy Tree Family – Kartun Tersadis yang Pernah Ada

Bagi para pecinta kartun, mungkin judul kartun yang satu ini sudah sangat familiar. Kartun ini hampir mirip dengan kartun anak-anak lain pada umumnya. Kartun ini ber-genre Black Comedy berarti tidak direkomendasikan untuk anak.

Happy Tree Friends

Happy Tree Friends

Dari judulnya, Happy Tree Friends yang berarti Kawan Pohon yang Bahagia. Tetapi, isi tayangan ini sama sekali bertolak belakang dengan judulnya. Dengan karakter yang lucu dan menggemaskan, tidak akan membuat orang yang menontonnya curiga. Padahal, pada setiap tayangan terdapat kekerasan, darah, serta kematian yang keras.

Kartun ini hampir mirip dengan kartun kekerasan ‘Tom & Jerry’. Namun perbedaannya terletak pada tingkat kesadisannya dimana Happy Tree Friends mungkin lebih kejam dari Tom & Jerry.

Tayangan kartun ini dapat dilihat di YouTube dengan mengetikkan kata kunci ‘happy tree friends’.

Ingat!!
Tidak direkomendasikan untuk:

  • anak dibawah 12th
  • penderita epilepsi
  • penderita penyakit jantung
  • ibu yang sedang mengandung
  • penderita phobia terhadap darah

The Master Duel Inagurasi – Joe Sandy is The Winner!!

Acara The Master (RCTI) tadi malam (8 Mei 2009) telah menetapkan siapakah yang pantas menjadi The New Master. Di antara dua kandidat yang terpilih dari season 1 (Joe Sandy) dan season 2 (Limbad), akhirnya terpilihlah JOE SANDY sebagai The New Master!

Rupanya kekuatan Mentallist Joe Sandy lebih diminati penonton daripada Limbad dengan kekuatan Faqirnya. Hal tersebut terbukti dari hasil akhir polling sms berikut:

Joe Sandy –> 53.08% (The Winner)
Limbad –> 46.92%

Sedangkan, hadiah yang diperoleh dua kandidat tersebut adalah:

Joe Sandy –> uang sebesar Rp50.000.000,00
Limbad –> uang sebesar Rp30.000.000,00

Untuk para fans The Master, jangan lewatkan The Master season 3 di stasiun televisi favorit anda.

The Master Final Battle Joe Sandy vs Limbad 1 Mei 2009 (RCTI)

Tadi malam adalah akhir dari penentuan Acara pencarian magician, The Master (RCTI), untuk mencari siapakah yang pantas mendapatkan gelar The Master. Apakah itu Joe Sandy ataukah Limbad? Kedua peserta memiliki kemampuan yang sangat berbeda. Joe Sandy, pemenang The Master season 1 dengan kekuatan pikirannya yang mengagumkan. Dan Limbad, pemenang The Master season 2 yang mengandalkan kemampuan di bidang Fakir Magic yang menegangkan.

Berikut aksi kedua peserta yang ditayangkan di RCTI tadi malam:

(1) Joe Sandy bag. 1

Ia tampil pertama dengan percaya diri. Ia akan melakukan permainan yang menggunakan konsentrasi yang tinggi. Di atas stage, ada beberapa buku teka-teki silang yang diletakkan di atas meja. Joe Sandy meminta dua orang audience untuk maju dan memilih salah satu dari buku-buku tersebut.

Kemudian, Joe menghubungi Terry Putri di luar studio. Disana, Terry berdiri di depan sebuah meja dan beberapa puzzle di atasnya. Joe meminta Terry memilih satu puzzle dan mengacak-acaknya.

Kembali ke studio. Joe memulai permainannya. Ia menutup matanya dengan kain hitam dan menyuruh kedua audience untuk membacakan soal teka-teki sementara Joe akan menjawabnya. Dan sekitar 30 detik, terdengar bunyi, teng teng teng… Joe Sandy langsung berlari ke luar studio menuju Terry dan menyusun puzzle yang sudah diacak. Sekitar 30 detik, teng teng teng… Joe Sandy berlari masuk ke studio dan meneruskan menjawab teka-teki silang. Teng teng teng.. lagi.

Joe terus berlari ke luar studio, masuk, keluar, masuk, tiap 30 detik. Ia tampak kecapaian dan stres, namun tetap berkonsentrasi. Dan akhirnya, ia berhasil menyelesaikan puzzle! Joe kembali ke studio, menjawab pertanyaan yang tersisa dan.. Tada! semua soal berhasil dijawabnya! Seketika tepuk tangan penonton riuh memenuhi studio.

(2) Limbad bag. 1

Limbad beraksi di luar studio. Limbad berdiri di depan sebuah mobil pick-up dengan keadaan rambutnya terikat tali yang terhubung pada mobil pick-up tadi. Dan, Limbad mencoba berjalan dengan kuat, pelan, namun pick-up itu bergerak! Limbad menyuruh penonton untuk naik ke mobil itu. Penonton yang naik sangat banyak, membuat pick-up terlihat berat. Apa yang terjadi?

Limbad masih berjalan dengan kuat dan mobil pick-up itu dapat tertarik! Para penonton terkagum dan memberikan tepuk tangan yang meriah.

(3) Joe Sandy bag. 2

Joe tampil dengan kemampuan menghitungnya yang menakjubkan. Ia memberi beberapa penonton kertas berisi tanda x(kali) +(tambah) dll yang harus diisi angka secara acak. Kemudian, kertas dikumpulkan. Joe Sandy membawa 3 orang yang akan menghitung hasil angka tadi. Orang pertama seorang wanita yang menggunakan kalkulator. Yang kedua, seorang anak pemenang Olimpiade Matematika Internasional. Yang terakhir, seorang pria yang menggunakan laptop.

Dan, mereka berempat menghitung hasil angka yang ditulis oleh penonton tadi. Joe menghitung dengan sebuah papan secara manual dan prediksi. Beberapa saat kemudian, Joe selesai pertama dan menunggu ketiga orang tadi selesai. Setelah itu, mereka selesai. Hasil hitungan Joe Sandy dicocokkan dengan hasil hitungan ketiga orang tadi. Ternyata, hasil hitungan Joe Sandy benar! Hasilnya sama persis dengan hitungan ketiga orang tadi! Penonton memberikan tepuk tangan yang meriah.

(4) Limbad bag. 2

Kali ini Limbad akan menampilkan adegan yang sangat menegangkan. Ia beraksi di luar studio (lagi). Disana tampak orang-orang yang akan membantu Limbad melakukan permainannya.

Disana terlihat pengait-pengait baja yang bergantungan di sebuah katrol. Dan, Limbad, dibantu orang-orang tadi, memasang pengait tersebut menembus kulit punggungnya tanpa terluka. (hiiiiyy…!!) Itu memerlukan waktu yang lumayan lama. Sampai akhirnya selesai, apa yang dilakukan Limbad?

Limbad berdiri tegak dan, katrol itu mengangkat tubuh Limbad! Limbad tergantung di pengait yang terangkat katrol! Semua penonton tampak tegang, terutama anak dan istri Limbad. Dan akhirnya, Limbad berhasil! Ia berhasil kembali seperti sediakala. Tanpa terluka sama sekali. Para penonton memberikan tepuk tangan kagum.

Waktu sudah mulai habis. Acara The Master akan dilanjutkan Jumat depan. Jangan lupa dukung jagoan anda!

Joe Sandy –> ketik MR(spasi)JOE kirim ke 6288
Limbad –> ketik MR(spasi)LIMBAD kirim ke 6288

Jangan sampai jagoan anda kalah!

Next Page »


About the Writer

Saya Sovira Maris Sabrina, boleh dipanggil Sovira. Umur saya 13 tahun. Masih sekolah di SMPN 1 Sidoarjo tepatnya kelas VIII-1. Tinggal di sebuah rumah di salah satu perumahan Sidoarjo bersama keluarga tercinta.

Silahkan lihat-lihat atau baca-baca blog saya yah.

P.S. Maaf kalo tulisan saya jelek atau tidak cocok di hati anda. Mohon maklum saya masih anak kecil yang baru belajar ngeblog. :)

 

February 2010
S M T W T F S
« Jan    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28